How Kawi Are You?

Sebenarnya varian motor trail Kawasaki yang dijual oleh ATPM Indonesia lumayan bervariasi. Namun sepertinya belum semua tahu. Karena memang varian yang lebih banyak ditawarkan/dipromosikan hingga pelosok negeri adalah varian utama KLX 150 L dan KLX 250 L (license).

Padahal kalau mau menelusuri website resmi mereka yang ada di Indonesia, Kawasaki, di segmen offroad ini mampu mewakili segala keinginan konsumen di Indonesia, wa bil khusus di segmen balap/kompetisi.

Jelas sekali Indonesia merupakan pasar yang luas untuk dijadikan target market perusahaan perusahaan multinasional, tak terkecuali Kawasaki. Lihat saja analisa sederhananya begini; tinggi rata rata orang Indonesia 160-170 cm, suka tampilan gahar – bawa motor maunya gaspol, ngga suka bobot berat dan power lemah, harga yang ditawarkan mesti lebih murah – tapi kemampuan motor harus sejajar dengan kelas diatasnya.

Jokowi on KLX150 BF image via: The Jakarta Post

Khusus untuk yang punya jiwa balap – handling dan kemampuan tarikan awal serta bobot sangat diperhatikan mengingat mereka beli motor untuk kompetisi. Jadi ngga perlu jadi trail odong-odong atau kanibal sana sini supaya motor trailnya melesat jauh di depan kompetitor.

Nah, dari beberapa analisa sederhana 24stroke.com tadi ditambah jumlah penduduk Indonesia yang 200 jutaan ini, rupanya Kawasaki sudah jeli melihat pasar Indonesia sesuai dengan uraian diatas. Ada beberapa tipe varian yang sebenarnya perlu diketahui oleh pembaca 24stroke.com berkenaan dengan tipe motor trail yang sekiranya lebih punya kemampuan diatas rata rata trail Kawasaki yang kini banyak betebaran di jalanan.

KX 85 (2-stroke)

Motor varian satu ini merupakan motor yang disesuaikan dengan kondisi pengendara yang serius terjun di dunia balap tanah. Dengan spesifikasi balap yang oke punya, motor tipe 2-langkah ini tidak hanya mampu melaju di gigi 1-3 dengan gahar, tapi juga bobotnya sangat ringan untuk jumping atau nge-drift di area berm (hanya 77 kg no fuel). Keren sangat kan? Harga tidak disebutkan, tapi kemungkinan kisaran harga ada di: 50 jutaan. No paper.

KX-85 image via: Kawasaki Indonesia

FRAME
Suspensi Depan: 36 mm inverted teleskopik
Suspensi Belakang: Uni-Trak adjustable
Rem Depan: 220 mm Single Disc dengan Dual Piston Calliper
Rem Belakang: 184 mm Single Disc dengan Single Piston Calliper
Ban Depan: 70 / 100 – 19 42M
Ban Belakang: 90 / 100 – 16 52M
Panjang x Lebar x Tinggi: 1,920 x 765 x 1,150 mm
Jarak Poros Roda: 1.310 mm
Jarak ke Tanah: 330 mm
Berat: 77 Kg
Kapasitas Bensin: 5 liter

ENGINE
Tipe Pendingin cair, 2-Tak dengan KIPS
Diameter x Langkah: 48,5 x 45,8 mm
Volume Silinder: 84 cc
Valve System: piston reed valve
Sistem Pengapian: Digital
Perbandingan Kompresi: Low speed 10.9 : 1, High speed 9.0 : 1

DRIVE TRAIN
Jumlah Transmisi: 6 – Speed

KLX 150 C (4-stroke)

Capek bolak balik bongkar pasang lampu dan semua aspek legal di KLX 150 L kamu?. Kenapa ngga beli varian KLX 150 C aja sekalian. Motor ini memang dikhususkan untuk offroad…  yeah, real offroad tanpa pusing mikirin surat-surat berkendara (STNK dan BPKB). Kalo kamu termasuk serius di dunia balap offroad (sedikit dibawah motocross lah), ada baiknya kamu mulai melirik varian ini. Gimana nggak? bobotnya aja cuma 99 kg bro. Lebih ringan daripada trail Kawasaki yang dipakai Pak Jokowi di Trans Papua tempo hari lalu (ie. Kawasaki KLX 150 BF). As you know lah, bobot ringan dibawah 100 kg biasa nemplok di spek motocross atau motor enduro premium lainnya. Keren kan? Harga: 35 jutaan, berat 99 kg (no fuel), no paper.

KLX-150 C image via: Kawasaki Indonesia

FRAME
Suspensi Depan: 33 mm telescopic fork
Suspensi Belakang: Uni-Trak with aluminium single shock; piggyback reservoir
Rem Depan: Single 220 mm petal disc
Rem Belakang: Single 190 mm petal disc
Ban Depan: 80/100-21 M/C 51M
Ban Belakang: 100/100-18 M/C 59M
Panjang x Lebar x Tinggi: 2,005 x 790 x 1,135 mm
Jarak Poros Roda: 1,135 mm
Jarak ke Tanah: 315 mm
Berat: 99 kg
Kapasitas Bensin: 5.8 litres

ENGINE
Tipe: Air-cooled, 4-stroke Single
Diameter x Langkah: 58.0 x 54.4 mm
Volume Silinder: 144 cc
Valve System: SOHC, 2 valves
Perbandingan Kompresi: 9.5:1

DRIVE TRAIN
Jumlah Transmisi: 5-speed, return

Nah guys… gimana? Baru tau kalo Kawasaki Indonesia punya motor spek dewa yang pas buat rata rata postur tubuh orang Indonesia? Ah, kalian kemana aja? :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *