Do or die!

AXCR 2015 Thailand menyisakan berbagai kisah buat para offroader yang menjadi peserta. Tidak terkecuali Adies, jagoan enduro lokal asal Malang yang berjibaku dengan waktu, arah navigasi, sekaligus ketahanan fisik, mental, dan kekuatan motornya.

Meski pada akhirnya menyerah di Etape/Leg 3 karena motor yang bermasalah dan kondisi fisik si pebalap yang mengalami dehidrasi berat, Adies dan team FB Dirt Rider yang dimotori oleh salah satu enduro rider kawakan Rudy Poa, sedikit memberikan secercah wawasan mengenai keadaan dan kondisi setiap pebalap yang turun di AXCR 2015 ini.

Dari soal team work, ketahanan fisik, persiapan teknis, non-teknis, dan lain lain tersaji dalam foto-foto yang diunggah oleh official team Rudy Poa dalam akun Facebook-nya.

Berikut sekilas dokumentasinya:

dahsyatnya medan sedikit tergambar dari bagaimana kondisi tunggangan Adies ini.
dahsyatnya medan sedikit tergambar dari bagaimana kondisi tunggangan Adies ini.
Gas Gas 2-stroke keluaran tahun 2005 ini adalah jawara AXCR 2015.
Gas Gas 2-stroke keluaran tahun 2005 ini (Merah) adalah jawara AXCR 2015.
etos kerja warga negara semisal Jepang dan Korea mesti diacungi jempol. kerja keras dan mandiri adalah kuncinya.
etos kerja warga negara semisal Jepang dan Korea mesti diacungi jempol. kerja keras dan mandiri adalah kuncinya.
this old-man is bad to the bone. 67 tahun masih turun di event begini? dope man! ini gokil...
this old-man is bad to the bone. 67 tahun masih turun di event begini? dope man! ini gokil…

Terima kasih Adies, Rudy Poa, Furukawa Battery, dan seluruh pihak terkait yang mau bersusah payah mengharumkan nama Indonesia di kancah enduro Asia sejak kali pertama. Apapun hasilnya, yang penting do or die! – cheers

images courtesy of Rudy Poa (Facebook)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *